HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SELF-CARE ACTIVITIES PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

Authors

  • Desak Ketut Candrawati STIKES Wira Medika Bali
  • Theresia Anita Pramesti STIKES Wira Medika Bali
  • Ni Kadek Yuni Lestari STIKES Wira Medika Bali

DOI:

https://doi.org/10.32660/jpk.v12i2.1008

Keywords:

Dukungan Keluarga, Self-Care Activities, Diabetes Melitus Tipe 2

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang menuntut pasien mampu menjalankan perawatan diri secara konsisten untuk mencegah terjadinya komplikasi. Salah satu faktor yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan perawatan diri adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan self-care activities pada pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Ubud I. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 106 responden dilibatkan dalam penelitian ini dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner HDFSS dan SDSCA yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga kategori baik (62,3%) dan self-care activities kategori baik (76,4%). Hasil uji Rank Spearman menunjukkan nilai p = 0,001 dengan koefisien korelasi r = 0,577, yang mengindikasikan adanya hubungan positif dengan kekuatan sedang antara dukungan keluarga dan self-care activities. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan self-care activities, sehingga peningkatan peran keluarga diperlukan untuk mendukung pengelolaan diabetes melitus tipe 2 secara optimal.

References

Chantya, L., & Harizon, N. (2023). Hubungan Kepatuhan Diit Dan Aktivitas Fisik Dengan Kenaikan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Umum Tais Kabupaten Seluma. Nursing Journal, 3(1).

Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar. (2024). Profil Kesehatan Gianyar Tahun 2024.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Bali. In Repository.Usd.Ac.Id.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach (4th ed.).

Hijriana, I., Yusnita, Y., & Wati, S. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga dan Self Care Management dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Keperawatan, 15(2), 653–660. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i2.883

IDF. (2024). Annual Report 2024.

Kementerian Kesehatan Republik, I. (2023). Laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023: Hasil utama.

Marlinda, N. W. Y., Nuryanto, I. K., & Noriani, N. K. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Perawatan Diri (Self Care Activity) Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 3(2), 82–86. https://doi.org/10.37294/jrkn.v3i2.182

Mohebi, S., Parham, M., Sharifirad, & Gharlipour, Z. (2018). Relationship between perceived social support and self- care behavior in type 2 diabetics: A cross-sectional study. J Edu Health Promot, 7(48). https://doi.org/https://doi.org/10.4103/jehp.jehp

Muhammad, W. A., Takahepis, N. F., & Baco, N. H. (2022). Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 2(1), 58–71. https://doi.org/10.55606/jrik.v2i1.528

Notoatmodjo, S. (2010). Modifikasi teori Lawrence Green. Rineka Cipta.

Olagbemide, O. J., Omosanya, O. E., Ayodapo, A. O., Agboola, S. M., Adeagbo, A. O., & Olukokun, T. A. (2021). Family support and medication adherence among adult type 2 diabetes: Any meeting point? Annals of African Medicine, 20(4), 282–287. https://doi.org/10.4103/aam.aam_62_20

Orem, D. (2010). Pengaruh program edukasi dengan metode kelompok terhadap perilaku perawatan diri pasien diabetes Melitus tipe 2. E-Journal Keperawatan.

Pamungkas, B., Danismaya, I., Andriani, R., & Novryanthi, D. (2025). Implementasi Self Care Asctifity terhadap tingkat resiko pada remaja dalam upaya pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2. Journal of Health Research Science, 5(1), 1–7. https://doi.org/10.34305/jhrs.v5i1.1527

PERKENI. (2019). Pedoman Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa Di Indonesia.

Rosenstock, I. M., Strecher, V. J., & Becker, M. H. (1988). Social learning theory and the Health Belief Model. Health Education Quarterly, 15(2), 175–183.

Silalahi, L. E., Prabawati, D., & Hastono, S. P. (2021). The effectiveness of self-care education on self-management behavior in Diabetes Meillitus patients at the area of Puskesmas Sukapura Jakarta. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 4(1), 15–22. https://doi.org/10.56338/mppki.v4i1.1385

Suryani Sagala, N., Masraini Daulay, N., Fitri napitupulu, N., Ali yasin, K., & May Hairani, W. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Self Care Activitity Pada Penderita DM Di Puskesmas Gunung Tua Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 137–140. https://jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/view/1195/754

Syatriani, S. (2024). Penerapan Healthy Eating Index Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Melalui Pendamingan Keluarga (Risnawati (ed.)).

Umar, N., & Sabil, F. A. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Peningkatan Self Care Management Pasien DM Tipe II. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 2(1), 111–116.

Additional Files

Published

2026-07-30

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.